1-800-987-654 admin@totalwptheme.com

Direksi

Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.

Struktur Direksi

Direksi Perseroan terdiri dari:

Presiden Direktur                :     Santoso Winata

Wakil Presiden Direktur     :    Sudarmo Tasmin

D i r e k t u r                         :       Djunaidi Nur

      Sugandhi

      Oey Albert

      Mawarti Wongso

Direktur independen           :   Tan Anthony Sudirdjo

Perusahaan telah memiliki Pedoman Kerja Direksi sebagai acuan Dewan Komisaris dalam mengatur dan menjalankan Perusahaan sesuai dengan anggaran dasar, kode etik Perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam rangka meningkatkan kompetensinya, anggota Direksi telah mengikuti beberapa seminar di bidang keuangan, pemasaran dan produksi serta melakukan tinjauan kerja ke industri-industri sejenis yang berlokasi di luar negeri.

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Sejalan dengan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengelola dan menjalankan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuan Perseroan.

Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, setiap anggota Direksi harus berpedoman pada Anggaran Dasar, keputusan RUPS Tahunan, Instruksi dan arahan Dewan Komisaris, hasil rapat Direksi, ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku serta nilai-nilai dan prinsip-prinsip GCG dengan selalu mengedepankan kepentingan Perseroan.

Prosedur Penetapan dan Besarnya Remunerasi Anggota Direksi

Ketentuan tentang besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS dengan mempertimbangkan usulan dari Dewan Komisaris yang mendasarkan usulan tersebut atas rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan dan berdasarkan pencapaian hasil serta fungsi masing-masing individu dan dengan memperhatikan masukanmasukan dari anggota Dewan Komisaris lainnya, Presiden Komisaris melaksanakan penetapan tersebut.

Frekuensi Rapat Dewan Direksi

Direksi dapat mengadakan Rapat setiap waktu apabila:

  1. dianggap perlu oleh 1 (satu) orang atau lebih anggota Direksi; atau
  2. atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris; atau
  3. atas permintaan tertulis 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) bagian atau lebih dari jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dengan hak suara yang sah;

Direksi dapat juga mengambil keputusan-keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Direksi, apabila semua anggota Direksi telah diberitahukan secara tertulis tentang usul-usul yang bersangkutan dan semua anggota Direksi memberikan persetujuan mengenai usul yang diajukan secara tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil sah dalam Rapat Direksi.

Penilaian Kinerja Direksi

Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja

Dalam melaksanakan penilaian kinerja Direksi, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Nominasi dan Renumerasi.

Kriteria yang Digunakan

Kriteria yang digunakan dalam pelaksanaan penilaian kinerja Direksi adalah berdasarkan tingkat pencapaian Perusahaan dibandingkan dengan target yang disepakati dan dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi yang mempengaruhi kinerja tersebut.

Pihak yang Melakukan Penilaian

Penilaian atas kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris yang mengacu pada Key Performance Indicator (KPI).